Flashback (A Long Time Ago)

Malam ini tiba-tiba semua kejadian childhood gw tumpah semua di pikiran. Entah kenapa bisa sampe begini, tapi semuanya gw jadi ingat. Wajah bapak bapak becak yang dulu setia nganterin dan gw yang paling disayang karena gw ngga pernah bikin bapaknya nunggu karena gw ngga pernah telat, sampe gw jadi inget siapa nama bapaknya, dimana rumahnya, dan bagaimana gw dulu titip suruh ngebeliin pensil warna dengan uang gw sendiri tanpa sepengetahuan mama, yang akhirnya ketahuan juga XD

Mungkin gw lagi homesick kali ya… gw udah berpetualang kemana mana beberapa kali pindah, dan semua kenangan yang terbentuk pada akhirnya selalu muncul dan tidak akan hilang begitu aja. Gw sampe tiba tiba gitu inget semua nama temen-temen barengan sebecak waktu sekolah TK dulu: Adam, Ijal, Kak Merri, Kak Ike. Yeah kita emang rame-rame naik becaknya alhamdulillah badan kita masih kecil kecil unyuu, belum lagi nunggu di depan rumah yang biasa nya telatan. Karena gw dulu rajin banget sekarang masih sih jadi senelat apapun gw, gw selalu kepagian siapnya buat hitungan pak becaknya, makanya selalu dijemput paling awal. Dan selalu ngobrol paling lama sama pak becaknya karena nungguin temen-temen barengan yang suka pada telat -______-

Now, I really miss them….. If i could go to the past, i really want to do it even once. Maybe i would just smile to see myself as a child. Or maybe i just overthinking about all of this as if there was a lot of happiness in my childhood ah tapi emang bener kok.

Gw jg mulai meraba-raba rute tempat main kecilan gw dulu. Mungkin sekarang gw gak hafal semua nama jalan-jalan nya kaya dulu… 😦 And i just realize i miss all of this roads. Sounds strange, but i do.

Oh ya sekarang engga a wafer enak selain merk Tango ya? Dulu pas gw TK, ada temen gw sebangku. Namanya Detri gw masih inget nama panjangnya lho, ini anak hobinya bawa bekal wafer. Wafernya lebih enaaaaak dari Tango. Gw dulu cuma bisa ngeces ngiler liat dia ngebuka bungkus wafernya, dan seketika tercium bau enaknya. Dan gw akhirnya dikasih wafernya dengan mukanya yang agak agak ngga rela XD hahaha ketawa sendiri gw ingetnya. Oh ya, karena gw dulu anak pindahan, dan dapet alat-alat TK nya baru-baru (ya semacem krayon, bukgam, plastisin, atk, dll) itu semua nya jadi sasaran kakak kelas 😥 jadi tau tau pas besok paginya krayon pada ngilang semua warna warna bagusnya, buku gw jg kadang ada coretan-coretannya jelek pula, gak berbentuk x'( dulu karena gatahan pernah sampe dendam kesumat, untungnya cepet lupa dan sekarang gw udah maafin kakak kakaknya yg nakal ini kok x’) #halah. Pas krayon gw dirusak ini gw jadi galau bingung sendiri pas ada pelajaran mewarna (karena itu pas kecil dulu gak suka pelajaran mewarna di kelas. Gw sukanya mewarnai di rumah wkwkwk). Kalo udah gitu kadang Detri suka minjemin krayonnya tapi suka pelit gaboleh dipake banyak banyak lol ke gw. Detri, dimana kamu sekarang nak? ;_;) baru sadar gw kalo lo mungkin temen laki laki pertama gw yang baik hati. Randa randi dulu jg temen sekelompok kita, tapi mereka begitu nakal tapi bapaknya baik hati banget bet. Lo aja sampe males main sama mereka kan? 8′( walaupun kenakalan mereka ternyata cm buat cari perhatian di sekolah -______- pas nganterin mama belanja,  gw ga sengaja ketemu mereka lagi main manja manjaan sama nanny mereka. Untung gw ga bilang ke siapa siapa kalo mereka makan masih pakai disupain -______- LOL

Dulu gw masuk kelompok jerapah sampe lulus tk by the way x))) Jerapah? Ceriaaa~a. Gasalah gt yel-yel nya. Auk ah gelap!

Gw udah lupa kalo nama nama telen sekelas gw tk dulu. Maklum gw hanya berapa bulan disana, dan gw dulu merasa agak terbully pisan pas pertama tama masuk 😥 yang gw inget ada Vio, Listya, Linda, Anggi, Tiara, Faisyal, Detri, sama Gilaaaaang. Yang terakhir itu adek kelas XD tapi karena mamanya temen papa gw, jadinya sering main bareng di rumahnya yang luas, banyak mainan, banyak makanan walaupun dikelilingi persawahan yang hijau. Itu perumahan mungkin udah gaada lagi sawahnya sekarang….. -______-everything do changes. But those memories still stayed in my mind x)

Udah segini dulu, udah malem gw nulisnya. Dan gw lusa udah ujian toefl pula. Mungkin sehabis lulus gw pengen main ke kampung halaman sekedar lihat lihat gajelas disana, atau mencoba menjadi anak kecil sekali lagi 😛

Advertisements

Panduan Penggunaan Angka Signifikan

Berjumpa lagi dengan saya para pembaca setia. Pada kesempatan kali ini saya akan menjabarkan aturan-aturan penggunaan angka signifikan yang tiba-tiba muncul soalnya pas TO kemaren…..  bergoyang Dalam penelitian ilmiah kita harus selalu berhati-hati untuk menuliskan jumlah angka signifikan yang benar. Mudah tidaknya menentukan banyaknya angka signifikan yang terdapat pada sebuah bilangan bergantung pada kefokusan kalian-kalian memahami dan mengikuti aturan-aturan berikut….. awas

  • Setiap digit yang tidak nol adalah signifikan. Jadi, 845 cm memiliki tiga angka signifikan. 1,234 kg memiliki empat angka signifikan, dan seterusnya.
  • Nol di antara digit tidak nol adalah signifikan. Jadi, 606 m mengandung tiga angka signifikan. 40,501 kg lima angka signifikan, dan seterusnya,
  • Nol di kiri dari digit tidak nol pertama tidak signifikan. Tujuannya untuk menandakan letak koma desimal. Misalnya, 0,08 L mengandung satu angka signifikan. 0,0000349 g mengandung tiga angka signifikan, dan seterusnya.
  • Jika suatu bilangan lebih besar dari 1, maka semua nol yang ditulis di sebelah kanan koma desimal diperhitungkan sebagai angka signifikan. Jadi, 2,0 mg memiliki dua angka signifikan. 40,062 mL memiliki lima angka signifikan, dan 3,040 dm memiliki empat angka signifikan. Jika suatu bilangan lebih kecil dari 1, maka hanya nol yang berada di akhir bilangan tersebut dan nol yang berada di antara digit tidak nol yang dianggap signifikan. Ini berarti bahwa 0,090 kg mempunyai dua angka signifikan. 0,3005 L memiliki empat angka signifikan. 0,00420 menit memiliki tiga angka signifikan, dan seterusnya.
  • Untuk bilangan yang tidak mengandung koma desimal, nol-nol di belakang (yaitu nol-nol setelah digit tidak nol terakhir) mungkin signifikan mungkin juga tidak. Jadi 400 cm bisa memiliki satu angka signifikan (angka 4), dua angka signifikan (40), atau tiga angka signifikan (400). Kita tidak dapat mengetahui mana yang benar tanpa informasi tambahan. Tetapi, dengan menggunakan notasi ilmiah, kita dapat menghindari kebingungan tersebut. Dalam kasus ini, kita dapat menyatakan bilangan 400 sebagai 4 x 10dengan satu angka signifikan, 4,0 x 10dengan dua angka signifikan, atau 4,00 x 10untuk tiga angka signifikan.

Dan beberapa aturan berikut memberikan cara bagaimana menentukan angka signifikan dalam perhitungan….. kipas

  • Dalam penambahan dan pengurangan, jawaban tidak boleh memiliki jumlah digit di kanan koma desimal yang lebih banyak daripada bilangan-bilangan yang ditambahkan/dikurangkan. Contoh? (klik sahaja kalo tak keliatan gambarnya)

angka copy

  • Aturan pembulatan adalah sebagai berikut. Untuk membulatkan bilangan di titik tertentu, kita cukup menghilangkan angka-angka setelahnya jika angka pertama dari angka-angka tersebut lebih kecil dari 5. Jadi, 8,724 dibulatkan menjadi 8,72 jika kita ingin memilki hanya dua angka setelah koma desimal pelajaran SD nih. Jika angka setelah angka yang dibulatkan sama tau lebih besar dari 5, kita tambahkan 1 ke angka sebelumnya. Jadi, 8,727 dibulatkan menjadi 8,73. Dan 0,425 dibulatkan menjadi 0,43
  • Dalam perkalian dan pembagian, jumlah angka signifikan dari hasil kali atau hasil baginya ditentukan oleh bilangan awal yang memilki jumlah angka signifikan yang paling sedikit. Contohnya: 2,8 x 4,5039 = 12,61092 <– dibulatkan menjadi 13. 6,85 : 112,04 = 0,0611388789 <– dibulatkan menjadi 0,0611
  • Ingatlah bahwa bilangan eksak yang diperoleh dari definisi atau lewat penghitungan banyaknya benda dapat dianggap memilki jumlah angka signifikan yang tak berhingga. Jika suatu benda bermassa 0,2786 g, maka massa delapan benda itu adalah: 0,2786 g x 8 = 2,229 g. Kita tidak membulatkan hasil kali ini hingga satu angka signifikan, karena bilangan 8 adalah 8,00000…, menurut definisi. Serupa dengan itu, untuk menghitung nilai rata-rata dari dua panjang yang diukur yaitu 6,64 cm dan 6,68 cm, kita tulis: (6,64 cm + 6,68 cm) : 2 = 6,66 cm karena bilangan 2 adalah 2,00000…, menurut definisi.
  • Cara pembulatan ini berlaku untuk perhitungan satu-tahap. Dalam perhitungan berantai, yaitu perhitungan yang melibatkan lebih dari satu tahap, kita gunakan cara lain. Perhatikan perhitungan dua-tahap berikut:dua tahapTetapi, seandainya kita memasukkan 3,66 x 8,45 x 2,11 ke dalam kalkulator tanpa pembulatan hasil diantaranya, kita akan memperoleh 65,3 sebagai jawaban untuk E. Secara umum, gambar diatas memperlihatkan jumlah angka signifikan yang benar dalam setiap tahap penghitungan. Tetapi, pada beberapa contoh segi, hanya jawaban akhirnya saja yang dibulatkan ke angka signifikan yang benar. Jawabn untuk setiap ‘penghitungan antara’ akan diberi satu tambahan angka signifikan.

#Sekian. Semoga bermanfaat!

Postingan ini dibantu dan disponsori oleh Raymond Chang: Chemistry 3rd Edition.