Panduan Penggunaan Angka Signifikan

Berjumpa lagi dengan saya para pembaca setia. Pada kesempatan kali ini saya akan menjabarkan aturan-aturan penggunaan angka signifikan yang tiba-tiba muncul soalnya pas TO kemaren…..  bergoyang Dalam penelitian ilmiah kita harus selalu berhati-hati untuk menuliskan jumlah angka signifikan yang benar. Mudah tidaknya menentukan banyaknya angka signifikan yang terdapat pada sebuah bilangan bergantung pada kefokusan kalian-kalian memahami dan mengikuti aturan-aturan berikut….. awas

  • Setiap digit yang tidak nol adalah signifikan. Jadi, 845 cm memiliki tiga angka signifikan. 1,234 kg memiliki empat angka signifikan, dan seterusnya.
  • Nol di antara digit tidak nol adalah signifikan. Jadi, 606 m mengandung tiga angka signifikan. 40,501 kg lima angka signifikan, dan seterusnya,
  • Nol di kiri dari digit tidak nol pertama tidak signifikan. Tujuannya untuk menandakan letak koma desimal. Misalnya, 0,08 L mengandung satu angka signifikan. 0,0000349 g mengandung tiga angka signifikan, dan seterusnya.
  • Jika suatu bilangan lebih besar dari 1, maka semua nol yang ditulis di sebelah kanan koma desimal diperhitungkan sebagai angka signifikan. Jadi, 2,0 mg memiliki dua angka signifikan. 40,062 mL memiliki lima angka signifikan, dan 3,040 dm memiliki empat angka signifikan. Jika suatu bilangan lebih kecil dari 1, maka hanya nol yang berada di akhir bilangan tersebut dan nol yang berada di antara digit tidak nol yang dianggap signifikan. Ini berarti bahwa 0,090 kg mempunyai dua angka signifikan. 0,3005 L memiliki empat angka signifikan. 0,00420 menit memiliki tiga angka signifikan, dan seterusnya.
  • Untuk bilangan yang tidak mengandung koma desimal, nol-nol di belakang (yaitu nol-nol setelah digit tidak nol terakhir) mungkin signifikan mungkin juga tidak. Jadi 400 cm bisa memiliki satu angka signifikan (angka 4), dua angka signifikan (40), atau tiga angka signifikan (400). Kita tidak dapat mengetahui mana yang benar tanpa informasi tambahan. Tetapi, dengan menggunakan notasi ilmiah, kita dapat menghindari kebingungan tersebut. Dalam kasus ini, kita dapat menyatakan bilangan 400 sebagai 4 x 10dengan satu angka signifikan, 4,0 x 10dengan dua angka signifikan, atau 4,00 x 10untuk tiga angka signifikan.

Dan beberapa aturan berikut memberikan cara bagaimana menentukan angka signifikan dalam perhitungan….. kipas

  • Dalam penambahan dan pengurangan, jawaban tidak boleh memiliki jumlah digit di kanan koma desimal yang lebih banyak daripada bilangan-bilangan yang ditambahkan/dikurangkan. Contoh? (klik sahaja kalo tak keliatan gambarnya)

angka copy

  • Aturan pembulatan adalah sebagai berikut. Untuk membulatkan bilangan di titik tertentu, kita cukup menghilangkan angka-angka setelahnya jika angka pertama dari angka-angka tersebut lebih kecil dari 5. Jadi, 8,724 dibulatkan menjadi 8,72 jika kita ingin memilki hanya dua angka setelah koma desimal pelajaran SD nih. Jika angka setelah angka yang dibulatkan sama tau lebih besar dari 5, kita tambahkan 1 ke angka sebelumnya. Jadi, 8,727 dibulatkan menjadi 8,73. Dan 0,425 dibulatkan menjadi 0,43
  • Dalam perkalian dan pembagian, jumlah angka signifikan dari hasil kali atau hasil baginya ditentukan oleh bilangan awal yang memilki jumlah angka signifikan yang paling sedikit. Contohnya: 2,8 x 4,5039 = 12,61092 <– dibulatkan menjadi 13. 6,85 : 112,04 = 0,0611388789 <– dibulatkan menjadi 0,0611
  • Ingatlah bahwa bilangan eksak yang diperoleh dari definisi atau lewat penghitungan banyaknya benda dapat dianggap memilki jumlah angka signifikan yang tak berhingga. Jika suatu benda bermassa 0,2786 g, maka massa delapan benda itu adalah: 0,2786 g x 8 = 2,229 g. Kita tidak membulatkan hasil kali ini hingga satu angka signifikan, karena bilangan 8 adalah 8,00000…, menurut definisi. Serupa dengan itu, untuk menghitung nilai rata-rata dari dua panjang yang diukur yaitu 6,64 cm dan 6,68 cm, kita tulis: (6,64 cm + 6,68 cm) : 2 = 6,66 cm karena bilangan 2 adalah 2,00000…, menurut definisi.
  • Cara pembulatan ini berlaku untuk perhitungan satu-tahap. Dalam perhitungan berantai, yaitu perhitungan yang melibatkan lebih dari satu tahap, kita gunakan cara lain. Perhatikan perhitungan dua-tahap berikut:dua tahapTetapi, seandainya kita memasukkan 3,66 x 8,45 x 2,11 ke dalam kalkulator tanpa pembulatan hasil diantaranya, kita akan memperoleh 65,3 sebagai jawaban untuk E. Secara umum, gambar diatas memperlihatkan jumlah angka signifikan yang benar dalam setiap tahap penghitungan. Tetapi, pada beberapa contoh segi, hanya jawaban akhirnya saja yang dibulatkan ke angka signifikan yang benar. Jawabn untuk setiap ‘penghitungan antara’ akan diberi satu tambahan angka signifikan.

#Sekian. Semoga bermanfaat!

Postingan ini dibantu dan disponsori oleh Raymond Chang: Chemistry 3rd Edition.